Mengukir Jejak dari Kampus ke Industri: Cah Ayu Perkenalkan Talenta Film dan Animasi UNESA
Alhamdulillah, kabar membanggakan untuk calon mahasiswa Prodi Film dan Animasi UNESA. Film pendek berjudul Cah Ayu berhasil lolos dalam program seleksi khusus The Chosen Screen di ajang Ciputra Film Festival (CFF) 2025, dan telah diputar secara resmi di bioskop XXI Ciputra World Surabaya pada tanggal 28 Mei 2025.
The Chosen Screen adalah program kurasi bergengsi yang memilih karya-karya terbaik dari sineas muda Indonesia untuk ditayangkan berdampingan dengan film-film profesional di layar lebar. Kehadiran Cah Ayu di program ini membuktikan bahwa karya dari lingkungan akademik pun mampu menembus standar industri. Program The Chosen Screen sendiri merupakan salah satu highlight dari Ciputra Film Festival, yang secara eksklusif menayangkan karya terbaik dari sineas muda Indonesia di bioskop, memberikan ruang apresiasi setara dengan industri film profesional.
Film Cah Ayu karya Mochamad Okky Allansyahady dan Annisa Purnamasari (mahasiswa prodi DKV yang tergabung dalam komunitas Sinema Indie Unesa - Sindie) mengangkat kisah mistik yang berakar pada mitos lokal, dibalut dengan pendekatan visual yang kuat dan atmosfer horor psikologis yang intens. Sejak tahap pengembangan ide, produksi hingga pasca produksi, film ini digarap dengan totalitas dan dedikasi tinggi. Prestasi Cah Ayu ini juga menjadi pengingat bahwa meskipun Prodi S1 Film dan Animasi UNESA sudah dibuka secara resmi, ia tidak berangkat dari nol. Program studi ini lahir dari akar keilmuan yang kuat di Desain Komunikasi Visual (DKV) UNESA, yang selama ini telah menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas visual, storytelling, dan produksi media audio-visual.
Banyak karya film pendek dan animasi mahasiswa DKV yang selama ini telah diproduksi secara mandiri, bahkan menorehkan prestasi di berbagai kompetisi dan festival. Dengan pembukaan prodi baru S1 Film dan Animasi, Prodi Film dan Animasi, potensi tersebut kini memiliki wadah tersendiri yang lebih fokus, terstruktur, dan diarahkan langsung ke ranah profesional industri kreatif. Lewat pengalaman panjang di dunia visual dan sinema pendek, serta dukungan akademik yang solid, Prodi Film dan Animasi UNESA hadir bukan hanya sebagai prodi baru, tetapi sebagai bentuk perluasan ekosistem kreatif yang sudah matang.
Tentu saja, pencapaian ini menjadi penyemangat besar bagi seluruh tim di balik Cah Ayu dan menjadi awal yang menjanjikan bagi eksistensi Prodi Film dan Animasi UNESA ke depan. Meski proses produksi film ini masih berada dalam lingkup DKV, semangat kolaborasi lintas minat dan kesungguhan dalam berkarya menjadi pondasi yang akan terus dibawa ke dalam kurikulum dan kultur Prodi Film dan Animasi nantinya.
Bagi generasi muda yang tertarik mengembangkan diri di dunia film dan animasi, kini saatnya bergabung bersama kami. Prodi Film dan Animasi UNESA siap menjadi ruang aktualisasi, eksplorasi, dan ekspresi bagi calon sineas dan animator masa depan. Karena di UNESA, tidak hanya belajar tentang pembuatan film namun beriringan dengan penyusunan visi sinema yang bermakna. Penulis: Rosalia Editor: Akbar